Bab Seratus Dua Puluh Sembilan: Pil Penumbuh Daging dan Penyambung Tulang
Kekuatan mental adalah hal yang paling sulit dipahami. Selain bagi profesi yang memang mengandalkan kekuatan mental dan praktisi bela diri yang mengkhususkan diri di bidang tersebut, hampir tidak ada praktisi bela diri lain yang bersusah payah untuk meningkatkannya.
Ada dua alasan mendasar. Pertama, kekuatan mental akan tumbuh secara perlahan seiring dengan meningkatnya kultivasi seorang praktisi, sehingga praktisi pada umumnya tidak merasa perlu untuk sengaja melatihnya.
Kedua, teknik kultivasi untuk kekuatan mental sangatlah langka. Teknik-teknik dasar yang beredar di luar sana biasanya tidak hanya membuang banyak waktu dan energi tanpa memberikan manfaat nyata bagi kultivasi, bahkan berisiko menghambat perkembangan kekuatan seseorang.
Latihan kekuatan mental berbeda dengan latihan energi spiritual tradisional, bahkan kekuatannya bisa melampaui hal tersebut. Inilah yang membuat banyak praktisi merasa sangat iri. Namun, karena tidak ada jalan untuk memulainya, ketika kesempatan itu kini terbentang di depan mata, bagaimana mungkin mereka tidak merasa sangat gembira?
"Murid bersedia bergabung dengan Puncak Yuxu!"
Seketika itu juga, terdengar sebuah suara yang sedikit bergetar karena antusiasme.
Ternyata Xiao Qingzhu, pemuda berwajah tampan dengan pakaian sutra mewah, yang berbicara lebih dulu. Wajahnya yang biasanya tenang dan elegan kini menunjukkan gurat kegembiraan yang sulit disembunyikan.
Dalam hati, Xiao Qingzhu pun sulit menjaga ketenangannya. Meskipun sebelum tiba di Sekte Wangyue ia telah mencari tahu tentang Puncak Yuxu dan menduga bahwa di sana mungkin tersimpan teknik latihan kekuatan mental, mendengar kenyataan itu langsung di depan mata tetap membuatnya sulit untuk tetap tenang.
"Teknik yang saya latih terlalu istimewa. Jika saya bisa memadukannya dengan teknik kekuatan mental, itu akan menjadi terobosan besar. Perkembangan kultivasi saya di masa depan juga akan meningkat pesat!"
"Setidaknya, saya tidak ingin hidup yang saya jalani nanti dan cita-cita saya terbelenggu. Saya ingin mengejar jalan agung!"
Pikiran itu berkecamuk di benak Xiao Qingzhu. Hatinya yang selama ini tidak pernah bergejolak oleh apa pun, kini diliputi gelombang emosi yang kuat. Perasaan itu seperti seorang musafir yang kesepian dan tak berdaya di dunia yang gelap dan gersang, tiba-tiba melihat secercah cahaya dan merasakan kehangatan yang telah lama hilang. Perasaan itu bernama harapan!
Ini juga merupakan kesempatan baginya untuk melepaskan diri dari takdirnya. Di dalam istana, penuh dengan intrik dan tipu daya demi mengejar kekuasaan tertinggi, sementara dirinya sendiri justru mendambakan jalan agung, berhasrat untuk mencapai puncak kultivasi dan menjadi sosok seperti dewa yang terbebas dari dunia fana.
"Ayahanda, putra tidak berniat memperebutkan takhta, juga tidak ingin melihat saudara saling membunuh. Sepertinya putra harus membuat Ayahanda kecewa!"
Memikirkan hal itu, Xiao Qingzhu menghela napas pelan.
Mendengar suara Xiao Qingzhu, yang cukup mengejutkan adalah empat kepala puncak lainnya tidak melayangkan keberatan apa pun. Seharusnya, sebagai juara kedua ujian kali ini dan pemilik bakat tingkat platinum, kelima puncak tidak akan melepaskannya begitu saja dan setidaknya akan berusaha untuk memperebutkannya.
Namun, terlihat sang Pendekar Pedang Qingyue hanya mengangguk pelan dan berkata, "Bagaimana dengan kalian yang lain? Qingzhu telah memilih Puncak Yuxu. Oh ya, sebagai sepuluh besar ujian masuk, kalian akan langsung menjadi murid dalam dan tidak perlu mengikuti ujian sekte tiga bulan lagi. Tentu saja, jika kalian tertarik, kalian tetap boleh mengikutinya."
"Song Feng, bagaimana menurutmu tentang Puncak Yaoguang kami?"
Di saat yang sama, Kepala Puncak Lanxin mengulurkan tangan kepada Song Feng yang berdiri diam di samping. Song Feng adalah juara pertama ujian kali ini, sekaligus jenius super yang diduga memiliki bakat tingkat berlian. Lanxin ingin bertindak lebih dulu karena Puncak Yaoguang perlahan mulai meredup, sehingga ia tentu membutuhkan murid yang kuat untuk membangkitkannya kembali. Jelas sekali, ia telah memilih Song Feng.
Tenang, sikapnya tulus, dan sopan. Itulah kesan pertama yang ia tangkap dari sosok Song Feng.
"Kakak Lanxin, aku bersedia bergabung dengan Puncak Yaoguang!"
Belum sempat Song Feng menjawab, Chen Ba yang berdiri di sampingnya buru-buru memotong dengan antusias.
Kakak?
Lin Yixiong mengerutkan kening, menatap wajah Chen Ba yang tampak sedikit kekanak-kanakan, sudut mulutnya sedikit berkedut. Saat menoleh, ia mendapati Kepala Puncak Lanxin sudah tersenyum manis, dengan sorot mata yang memancarkan keindahan yang memukau.
"Ehem. Chen Ba, aku rasa kau lebih cocok dengan Puncak Tianxuan kami. Bakatmu dalam formasi spiritual akan sangat disayangkan jika tidak bergabung dengan kami. Puncak Tianxuan memiliki banyak tempat yang cocok untuk latihan formasi spiritual, serta 'Kolam Xuanling' yang jarang ditemukan di dunia kultivasi. Kuharap kau mempertimbangkannya baik-baik."
Mendengar suara Chen Ba, pria tua berjubah abu-abu itu segera menyusul dengan senyum licik di wajahnya yang tua dan penuh kerutan. Karena siapa pun yang merupakan ahli formasi spiritual tidak akan bisa menolak godaan 'Kolam Xuanling'! Ia yakin Chen Ba tidak mungkin menolaknya!
"Tidak perlu, Kepala Puncak Gu. Aku rasa lebih baik aku ikut berlatih bersama Kakak Lanxin. Di bawah bimbingan kakak yang begitu cantik rupawan ini, aku yakin kultivasiku pasti akan meningkat selangkah demi selangkah."
Siapa sangka, Chen Ba seolah tidak mendengar perkataan kepala puncak tersebut dan menolaknya tanpa berpikir panjang. Hal ini membuat ekspresi pria tua yang tadinya penuh senyum itu membeku dengan canggung.
"Kakak Lanxin, bolehkah aku bertanya, saat Anda datang tadi, apakah aroma unik yang tercium itu berasal dari obat penyembuh?"
Song Feng berdeham pelan di dalam hati, ekspresi geli yang ditunjukkan Xuan Gu membuatnya merasa sedikit canggung. *Guru, lihatlah, si tambun ini memanggil kepala puncak yang cantik dengan sebutan kakak, lihat betapa senangnya dia? Betapa baik suasana hatinya.*
Song Feng pun secara alami ikut memanggil Kepala Puncak Lanxin dengan sebutan kakak, apalagi sang kepala puncak memang tampak seperti gadis berusia delapan belas tahun. Kulitnya seputih salju, parasnya anggun, kata-kata terindah di dunia bisa disematkan padanya. Di antara wanita yang pernah ditemui Song Feng, hanya roh senjata Xiao Qing yang bisa dibandingkan dengannya, keduanya memiliki keunikan masing-masing. Keduanya benar-benar keindahan dunia yang luar biasa, bak bidadari yang turun dari kahyangan.
"Adik kecil Song Feng, mulutmu manis sekali, dan penciumanmu juga tajam. Itu adalah aroma dari Pil Penyambung Tulang dan Penumbuh Daging, pil kuno yang ditemukan dari reruntuhan purba. Bagi kalian para pemuda yang kelelahan fisik dan mental, pil ini adalah obat penyembuh yang sangat baik."
Kepala Puncak Lanxin menutup mulutnya dan tertawa kecil. Keindahannya yang memikat hati bahkan membuat Kepala Puncak Yuxu tidak bisa menahan diri untuk melihatnya beberapa kali. Ia bukan hanya yang tercantik di antara empat kecantikan Sekte Wangyue, tetapi juga yang teratas di antara empat kecantikan Kerajaan Tianyuan.
Ia adalah sosok yang pesonanya melampaui satu generasi. Dahulu, pria yang mengejarnya berbaris dari wilayah barat Kerajaan Tianyuan hingga ke ibu kota, bahkan talenta muda dari negara-negara tetangga datang demi dirinya. Namun hingga saat ini, belum ada satu pun pria yang mampu memetik bunga ini. Meskipun peringkat empat kecantikan Kerajaan Tianyuan berubah setiap tahun, posisinya tetap kokoh di urutan pertama, tidak kalah sedikit pun dibandingkan generasi muda yang muncul belakangan. Bahkan, pesonanya bisa dikatakan jauh melampaui mereka.
*Jadi itu adalah Pil Penyambung Tulang dan Penumbuh Daging? Pantas saja terasa familiar,* gumam Song Feng dalam hati.
Saat itu juga, ia menemukan resep pil tersebut dari warisan yang dimilikinya. Pil ini termasuk salah satu pil yang telah hilang. Pil Penyambung Tulang dan Penumbuh Daging adalah pil tingkat enam. Berbeda dengan pil lain, pil ini membutuhkan waktu ratusan tahun untuk mengendap dan memadat hingga benar-benar terbentuk.
Ini adalah obat penyembuh yang sangat berharga. Konon, selama bukan luka yang merusak jiwa, selama napas masih ada, pil ini mampu menyelamatkan nyawa seseorang. Ini adalah pil legendaris yang mampu menghidupkan orang mati dan menumbuhkan tulang yang hancur! Sayangnya, proses pembuatannya sangat rumit dan memakan waktu yang terlalu lama, sehingga sangat langka.
Jika bukan karena Song Feng memiliki warisan dari Peri Teratai Putih, mungkin ia pun tidak akan tahu asal-usulnya. Terbukti, bahkan Kepala Puncak Lanxin pun menganggapnya hanya sebagai obat penyembuh biasa.
Kepala Puncak Yuxu pun menoleh, ekspresinya tertegun saat mendengar nama pil tersebut. Sebagai seorang alkemis tingkat empat, ia bahkan belum pernah mendengar tentang pil ajaib seperti itu. Jika aromanya saja bisa digunakan sebagai obat penyembuh, betapa luar biasa khasiat pil aslinya?
*Kepala Puncak Lanxin ini benar-benar berhati mulia, obat seberharga itu rela digunakan untuk para murid baru,* pikir Song Feng.
Obat penyembuh legendaris bukanlah sebutan sembarangan. Meskipun hanya aromanya, itu sudah sangat berharga. Song Feng memperkirakan pil ini bahkan bisa berefek pada praktisi tingkat Yuan Ying. Meskipun Kepala Puncak Lanxin tidak tahu detail Pil Penyambung Tulang dan Penumbuh Daging, sebagai kepala puncak, ia tentu mengerti kegunaannya. Namun, sikapnya yang tetap dermawan menunjukkan betapa mulia hatinya.