Bab 17: Kekuatan Ayam Hitam! Ruang Siaran Langsung Si Gadis Lugu Geger!
“Aku pernah membeli satu butir Pil Ayam Hitam dan Phoenix Berwarna di Aula Jamur Ajaib milik Su Yu sebelumnya.”
“Aku belum pernah memakainya.”
“Aku pernah dengar penjelasan di siaran langsung, seharusnya pil ini berguna, kan?”
Si Gadis Polos menepuk dahinya, akhirnya ingat.
Kemarin, begitu siaran langsung Su Yu membuka tautan penjualan, ia langsung memborong dua kotak.
Hari ini, ketika keluar bertemu Kakak Luo, ia juga sempat mengambil paket di jasa pengiriman.
Sekarang, dua kotak Pil Ayam Hitam dan Phoenix Berwarna itu ada di dalam tasnya.
Kebetulan bisa digunakan sekarang.
“Kak Luo, coba yang ini. Seharusnya pil ini manjur.”
“Ini yang kubeli kemarin.”
Si Gadis Polos mengeluarkan sebuah kotak kayu dari tas putihnya.
Ia membukanya.
Sebuah pil sebesar ibu jari muncul di telapak tangannya.
Pil itu berwarna-warni, bentuknya mirip permen warna-warni.
“Eh, maksudmu apa? Kau kira aku anak kecil umur tiga tahun?”
“Makan permen bisa hilangkan sakit, ya?”
Kakak Luo menatapnya tajam, jelas sekali ia mengira Pil Ayam Hitam dan Phoenix Berwarna itu hanyalah permen.
Di ruang siaran langsung:
“Hahaha, memang dasar Gadis Polos, Kakak Luo kena datang bulan malah dikasih permen.”
“Luar biasa, wanita dewasa memang bisa bikin kejadian lucu.”
“Kocak banget, ini murni drama perempuan.”
“Hahaha, datang bulan dikasih permen? Ini cewek benar-benar polos.”
“Tolonglah, Gadis Polos, berlakulah seperti manusia.”
“Tak bisa berhenti tertawa, adegan ini benar-benar lucu, datang bulan dikasih permen.”
...
Melihat Kakak Luo salah paham, Gadis Polos buru-buru menjelaskan:
“Bukan, bukan, Kakak Luo, dengar dulu, ini Pil Ayam Hitam dan Phoenix Berwarna dari Aula Jamur Ajaib, kata Su Yu di siaran langsung, pil ini khusus untuk mengatasi datang bulan.”
“Jangan-jangan palsu?”
“Sekarang banyak banget obat palsu.”
Mendengar itu, ekspresi Kakak Luo tampak ragu, bingung harus makan Pil Ayam Hitam dan Phoenix Berwarna itu atau tidak.
Sebelumnya ia juga pernah beli produk serupa di siaran langsung lain, tapi sama sekali tidak berguna.
Murni menguras isi dompet saja.
Tapi.
Sekarang kalau tidak makan, perutnya makin sakit.
Bagaimana ini?
Makan saja, toh tidak akan mati!
Lagipula pil ini kelihatan enak.
Setelah ragu sejenak.
Di bawah tatapan para penonton siaran langsung.
Di bawah tatapan Gadis Polos.
Kakak Luo menerima Pil Ayam Hitam dan Phoenix Berwarna, lalu memasukkannya ke mulut.
“Eh?”
“Lembut juga, seperti gula kapas, rasanya juga manis, enak.”
Begitu masuk mulut, mata Luo Xin membelalak, berkedip-kedip.
Enak sih enak.
Tapi entah berkhasiat atau tidak.
“Eh?”
“Kenapa badan terasa hangat?”
“Lho? Sudah tidak sakit lagi?”
“Seajaib ini?”
Luo Xin terdiam, matanya membelalak.
Sebelum makan Pil Ayam Hitam dan Phoenix Berwarna, perutnya sakit, kepalanya juga agak pusing.
Setelah makan pil itu, seluruh badannya nyaman, pikirannya segar.
“Hah?”
“Sudah sembuh?”
“Masa sih, secepat itu sembuh?”
“Pil Ayam Hitam dan Phoenix Berwarna benar-benar ajaib?”
“Efeknya lebih cepat daripada obat pereda nyeri?”
“Serius nih?”
Gadis Polos juga tercengang.
Sebagai perempuan, ia tahu betul seperti apa rasanya nyeri haid.
Tubuh lemas.
Tak ada tenaga.
Perut terasa sakit.
Nafsu makan pun hilang.
Namun!
Sekarang hanya dengan satu butir Pil Ayam Hitam dan Phoenix Berwarna semuanya hilang?
Gadis Polos tidak percaya, lanjut bertanya pada penggemar.
Gadis Polos: “Perutmu sudah tidak sakit?”
Luo Xin: “Tidak sakit!”
Gadis Polos: “Kepalamu sudah tidak pusing?”
Luo Xin: “Sudah tidak!”
Gadis Polos: “Tubuhmu tidak ada kelainan?”
Luo Xin: “Tidak ada!”
Setelah berkata demikian, keduanya saling menatap, mata terbelalak.
Akhirnya mereka berseru bersama:
“Gila!”
“Luar biasa!!”
Baru saat itulah mereka sadar betapa hebatnya Pil Ayam Hitam dan Phoenix Berwarna!
“Inilah kekuatan ayam hitam!”
Ekspresi Gadis Polos menjadi dramatis, matanya membesar.
“Ayam hitam! Ayam hitam!”
Luo Xin pun setuju dengan semangat.
Di ruang siaran langsung, suasananya juga memanas.
“Gila, gila! Pil Ayam Hitam dan Phoenix Berwarna ini sehebat itu?”
“Aku harus segera beli buat pacarku.”
“Ya ampun! Aku juga harus siapin satu buat pacarku, eh, dia bocor juga.”
“Hahaha, yang di atas, kau mau bikin aku mati ketawa biar bisa warisin saldo lima ratus perak di aplikasi belanjaku, ya?”
“Jadi inilah kekuatan Pil Ayam Hitam dan Phoenix Berwarna, luar biasa.”
“Aku pernah beli Pil Kekuatan dari Aula Jamur Ajaib, sungguh manjur. Ternyata Pil Ayam Hitam dan Phoenix Berwarna juga tak kalah hebat, mantap!”
“Keluaran Aula Jamur Ajaib, sudah pasti barang berkualitas.”
...
Ruang siaran langsung pun gempar.
Barusan Luo Xin yang kesakitan karena datang bulan, sekarang hanya dengan satu butir Pil Ayam Hitam dan Phoenix Berwarna, langsung segar bugar?
Luar biasa!
Inikah kehebatan ayam hitam?
Penonton yang cerdas sudah langsung masuk ke toko Su Yu di Douyin untuk membeli.
“Pil Ayam Hitam dan Phoenix Berwarna ini benar-benar ajaib.”
Setelah pergi ke kamar mandi, Luo Xin kembali dan tak bisa menahan rasa kagum.
Kali ini ia datang bulan tanpa perut sakit, tanpa kepala pusing.
Bahkan siklusnya jadi lebih teratur.
Lebih manjur daripada pengobatan di rumah sakit besar.
Salah.
Ini benar-benar jauh lebih ampuh!
“Hehe, yang penting manjur.”
“Sekarang kau tahu kan, produk keluaran Aula Jamur Ajaib pasti berkualitas, dan Pil Ayam Hitam dan Phoenix Berwarna ini dibuat sendiri oleh Su Yu.”
“Bagaimana, sekarang mau ikut aku ke Aula Jamur Ajaib bertemu dengannya?”
Gadis Polos tersenyum jenaka, kedua tangan di pinggang.
Barusan, ia masih membujuk, takut Luo Xin menolak pergi bersamanya.
Lagipula pergi sendirian itu canggung, kalau ada teman jadi lebih enak.
Hehe.
Tapi sekarang.
Ia yakin Luo Xin pasti bersedia.
“Pergi, pasti pergi.”
“Aku juga ingin lihat seperti apa wajah asli pemilik toko itu.”
“Sambil beli beberapa kotak Pil Ayam Hitam dan Phoenix Berwarna lagi.”
Tatapan Luo Xin penuh rasa ingin tahu.
Awalnya, ia masih agak ragu dengan ucapan Gadis Polos.
Bagaimana tidak.
Sekarang ini banyak sekali host siaran langsung yang pintar memasarkan produk.
Bisa membuat barang palsu terlihat seperti asli.
Tapi sekarang.
Setelah mencoba Pil Ayam Hitam dan Phoenix Berwarna, rasa penasaran dalam hatinya sangat besar.
Gadis Polos: “Kalau begitu ayo! Aku yang nyetir.”
Luo Xin: “Ah, sudahlah, kau nyetir saja sudah beberapa kali menggores mobilku.”
Gadis Polos menjulurkan lidah.
Keduanya pun naik mobil, langsung menuju Aula Jamur Ajaib milik Su Yu.
Mereka ingin melihat seperti apa sebenarnya pemilik toko itu.
..................
Aula Jamur Ajaib.
Halaman belakang.
“A Qi.”
“A Qi.”
Su Yu bersin, tertegun sejenak.
Siapa yang sedang memikirkannya.
Sampai-sampai ia bersin dua kali berturut-turut.
Sejak pagi, ia sudah di halaman belakang membuat Pil Kekuatan dan Pil Ayam Hitam dan Phoenix Berwarna.
Sekalian, Su Yu juga mencoba metode akupuntur yang didapatnya kemarin, dengan menusukkan dua jarum pada karyawannya, Chen Yuanyuan.
Awalnya, mendengar akan ditusuk jarum, Chen Yuanyuan benar-benar tidak mau.
Tapi setelah dibujuk dan diancam oleh bosnya.
Akhirnya ia menyerah juga.
Setelah dicoba, Chen Yuanyuan langsung memuji Su Yu sebagai tabib ajaib.
Cedera otot bahu yang dideritanya pun sembuh!
“Capek sekali.”
“Saatnya istirahat.”
Su Yu meregangkan badan, rebahan di kursi malas, lalu membuka dasbor toko daringnya.
Penjualan Pil Ayam Hitam dan Phoenix Berwarna: 28.064
“Eh?”
“Kok penjualannya sebanyak ini?”
Alis Su Yu terangkat.
Tapi sebelum sempat melihat lebih jauh, ia sadar ada tamu yang datang ke tokonya.
Begitu sadar, Chen Yuanyuan berteriak, “!!!!”
“Ada maling!”
.............
PS: Mohon hadiah gratisnya OvO